Hukum Umroh Tapi Pamer di Medsos, Apakah Termasuk Riya?
10 Agustus 2024 3.995x Religi, Tips Haji & Umrah, Umrah
Umroh adalah salah satu ibadah dalam Islam yang memiliki keutamaan besar. Banyak umat Islam yang mengabadikan momen umroh mereka di media sosial, baik dalam bentuk foto maupun video, sebagai kenangan pribadi atau sebagai bentuk syiar. Namun, apakah tindakan ini bisa dianggap sebagai riya? Artikel ini akan membahas hukum umroh tapi pamer di medsos menurut pandangan Ustadz Adi Hidayat dan Ustad Abdul Somad, serta bagaimana kita sebagai umat Islam seharusnya bersikap.
Hukum Umroh Menurut Islam
Umroh adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, meskipun tidak wajib seperti haji. Hukum umroh dalam Islam adalah sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan bagi yang mampu secara fisik dan finansial. Ibadah ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga kesempatan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Namun, ada fenomena yang muncul di era digital ini, yaitu pamer ibadah di media sosial. Beberapa orang merasa perlu membagikan momen-momen ibadah mereka, termasuk umroh, di platform seperti Instagram, Facebook, atau TikTok. Hal ini memunculkan pertanyaan: apakah tindakan tersebut termasuk riya?
Apa Itu Riya?
Riya adalah tindakan melakukan ibadah atau kebaikan dengan tujuan untuk dilihat dan dipuji oleh orang lain, bukan semata-mata karena Allah. Riya adalah penyakit hati yang sangat berbahaya dan dapat merusak pahala ibadah seseorang. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:
_”Maka celakalah orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, yang berbuat riya.”_ (QS. Al-Ma’un: 4-6).
Ayat ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk berhati-hati dalam melakukan ibadah, termasuk umroh, agar niat kita benar-benar murni karena Allah dan bukan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain.
Pandangan Ustad Adi Hidayat Tentang Riya dan Pamer di Medsos
Ustadz Adi Hidayat, seorang dai yang dikenal dengan ceramahnya yang mendalam dan berdasarkan dalil-dalil yang kuat, pernah membahas tentang hukum umroh tapi pamer di medsos. Menurut beliau, tindakan pamer ibadah di media sosial bisa masuk dalam kategori riya jika niatnya adalah untuk mendapatkan pujian atau pengakuan dari orang lain.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa niat adalah hal yang sangat penting dalam ibadah. Jika niat seseorang melakukan umroh adalah untuk beribadah kepada Allah, kemudian dia membagikan momen tersebut di media sosial dengan niat yang baik, misalnya untuk menginspirasi orang lain agar melakukan umroh, maka hal itu diperbolehkan. Namun, jika niatnya adalah untuk pamer atau mendapatkan pujian, maka tindakan tersebut bisa termasuk riya, dan hal ini harus dihindari.
Pandangan Ustad Abdul Somad Tentang Riya dan Pamer di Medsos
Ustad Abdul Somad, seorang ulama yang juga dikenal dengan ceramah-ceramahnya yang lugas dan tegas, memiliki pandangan serupa tentang riya dan pamer ibadah di media sosial. Beliau menjelaskan bahwa riya adalah salah satu bentuk syirik kecil yang sangat dibenci oleh Allah. Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa riya adalah syirik yang lebih halus daripada jejak semut hitam di atas batu hitam di malam yang gelap.
Ustad Abdul Somad juga menekankan bahwa media sosial adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia bisa menjadi alat dakwah yang sangat efektif jika digunakan dengan niat yang benar. Namun di sisi lain, jika digunakan dengan niat yang salah, bisa menjadi jebakan yang menjerumuskan seseorang ke dalam riya. Oleh karena itu, beliau mengingatkan agar setiap Muslim yang aktif di media sosial selalu menjaga niatnya dan berhati-hati agar tidak terjebak dalam riya.
Bagaimana Menghindari Riya Saat Mengunggah Momen Umroh di Medsos?
Menghindari riya dalam beribadah, termasuk saat mengunggah momen umroh di media sosial, adalah tanggung jawab setiap Muslim. Berikut beberapa tips yang dapat membantu:
1. Periksa Niat Sebelum Mengunggah
Sebelum mengunggah foto atau video umroh di media sosial, periksa kembali niat Anda. Apakah Anda melakukannya untuk syiar dan menginspirasi orang lain, ataukah untuk mendapatkan pujian? Jika niatnya tidak murni, sebaiknya tahan diri untuk tidak mengunggahnya.
2. Batasi Jumlah Unggahan
Tidak perlu mengunggah setiap momen umroh di media sosial. Pilihlah momen yang memang bernilai syiar dan memiliki pesan positif bagi orang lain.
3. Fokus Pada Ibadah
Ingatlah bahwa umroh adalah ibadah yang harus dilakukan dengan khusyuk dan penuh ketulusan. Fokuslah pada ibadah dan jangan terlalu sibuk dengan media sosial sehingga mengurangi kualitas ibadah Anda.
4. Berdoa Meminta Perlindungan dari Riya
Rasulullah SAW mengajarkan doa agar terhindar dari riya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari mempersekutukan-Mu dengan sesuatu yang aku ketahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa yang tidak aku ketahui.”
Kesimpulan
Hukum umroh tapi pamer di medsos bisa menjadi perdebatan, tergantung pada niat orang yang melakukannya. Jika niatnya adalah untuk syiar dan menginspirasi orang lain, maka hal itu diperbolehkan. Namun, jika niatnya adalah untuk pamer dan mencari pujian, maka hal itu bisa termasuk riya, yang sangat dibenci oleh Allah. Ustadz Adi Hidayat dan Ustad Abdul Somad sama-sama menekankan pentingnya menjaga niat dalam beribadah dan berhati-hati agar tidak terjebak dalam riya. Sebagai umat Islam, kita harus selalu introspeksi dan menjaga niat kita agar setiap ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT.
Dengan memahami hukum umroh tapi pamer di medsos dan menjaga niat, kita dapat melaksanakan ibadah dengan lebih baik dan terhindar dari penyakit hati seperti riya. Semoga Allah senantiasa membimbing kita agar menjadi hamba-Nya yang ikhlas dan jauh dari riya.
Paket Umrah Murah Andalus Travel Batu Malang, Konsultasi, pendaftaran dan informasi mengenai haji dan umrah dapat mengunjungi Andalus Travel Batu Malang
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Lezatnya 5 Makanan Khas Hainan yang Autentik
Hainan, pulau tropis di selatan Tiongkok, tidak hanya terkenal karena pantainya yang indah dan iklim hangat, tetapi juga karena kulinernya yang unik. Makanan khas Hainan dikenal dengan cita rasa ringan, sehat, dan teknik memasak yang menonjolkan bahan-bahan segar. Buat kamu yang ingin menjelajahi sisi kuliner pulau ini, berikut adalah lima makanan ikonik yan... selengkapnya
Petualangan Ekstrem di China: Dari Huashan sampai Zhangjiajie
Kalau selama ini liburan identik sama healing santai di pantai atau wisata kota yang estetik, mungkin sekarang saatnya coba sesuatu yang beda. Belakangan ini makin banyak traveler yang mulai melirik petualangan ekstrem di China karena negara ini punya kombinasi lanskap alam yang gila-gilaan plus pilihan aktivitas ekstrem yang bukan sekadar seru, tapi benar-b... selengkapnya
Cara Mengatasi Nyeri Telinga pada Jamaah Saat di Pesawat
Pengalaman kurang nyaman yang biasa dialami jamaah saat naik pesawat adalah telinga yang berdengung dan sakit. Saat pesawat berada di ketinggian, tekanan di dalam kabin berubah dengan cepat dan mempengaruhi telinga para jamaah, sehingga mereka akan merasa telinga mereka berdengung dan nyeri. Berikut pembahasan Cara Mengatasi Nyeri Telinga pada Jamaah Saat di... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
+6281125510010 -
Whatsapp
6281125510010 -
Email
dreamholidays.co.id@gmail.com





1 komentar
MasyaAllah artikel yang sangat bermanfaat, semoga segera diberikan kemudahan bagi yang ingin Umroh dan Haji, Amiiin…