Beranda » Religi » Cara Tawar Menawar Barang di Tanah Suci

Tawar menawar merupakan hal yang selalu ada ketika melakukan jual beli dalam perdagangan. Ada beberapa cara tawar menawar barang di tanah suci. Perdagangan dalam islam memiliki beberapa aturan agar dapat menjaga kedamaian, ketenangan, ketentraman usaha umat sekaligus tetap mencatatkan keuangan. Terkait dengan kode etik jual beli, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Penjual dan pembeli sama-sama memiliki khiyar (untuk melanjutkan jual beli atau membatalkan) selama mereka belum berpisah, atau sampai mereka berpisah. Jika keduanya bersikap jujur dan terbuka, maka jual beli mereka itu diberkati. Tetapi kalau mereka bersikap tidak jujur dan tertutup, maka akan dihapus keberkatan jual beli mereka.” (HR Bukhari)). 

 

Dikutip dari buku Berdagang secara Islami karya Ahmad Zamhari Hasan, ada beberapa kode etik yang harus diperhatikan dalam jual beli, yaitu:

  • Tidak boleh menjual barang atas penjualan pedagang lainnya.
  • Tawar menawar dilakukan sampai selesai. Bila tidak sepakat, biarkan pembeli pergi tanpa memanggilnya kembali.
  • Pedagang di toko sebelah tempat pembeli menawar tak boleh memanggilnya

Bila seorang pembeli memegang barang seorang pedagang di area toko pedagang tersebut, pedagang di sebelahnya tidak boleh memanggil, sebab dengan memanggil pembeli berarti dia telah merampas hak pedagang pertama tadi, sehingga bisa menimbulkan kesalahpahaman. 

  • Tawar menawar di toko awal mesti selesai sebelum mencari toko lain

Bila seorang pembeli dalam proses tawar menawar dan belum selesai proses tersebut, pedagang yang lain tidak boleh menawarinya barang. Pedagang pertama harus sadar saat pembeli pergi dari areal tokonya, maka pembeli berhak mencari di tempat lain. Dia harus menyelesaikan tawar menawar sebelum pergi dari area tokonya. 

 

Paket Umrah Murah Andalus Travel Batu Malang, Konsultasi dan pendaftaran kunjungi Andalus Travel Batu Malang.

 

  • Pembeli tak boleh menawar di dua toko yang bersebelahan

Ada beberapa tips menawar barang untuk mendapatkan barang yang sesuai harganya ketika membeli barang di Tanah Suci. Berikut ini tips-tipsnya:

  • Berani tawar setengah harga

Pedagang di Tanah Suci biasanya menaikkan harga menjadi 2 atau 3 kali lipat dari harga normal. Tawarlah di bawah 50% dari harga yang ditawarkan. Misalnya harga barang tersebut 200 riyal, tawarlah 90 riyal. Menawar setengah harga ini berlaku untuk barang yang dibanderol ratusan riyal. Barang dengan kisaran harga puluhan riyal, mereka hanya mengambil untung sedikit. Hal ini terlihat saat mereka bilang, “Maafi faedah” (untungnya sedikit) sehingga kita sebaiknya tidak menawar lagi. 

  • Pura-pura tidak butuh barang tersebut

Perlihatkanlah kita pura-pura tidak terlalu butuh barang tersebut. Kalau perlu gunakan taktik langsung pergi saat tawaran kita ditolak. Biasanya mereka akan mencegah kita berpaling ke penjual lain dan segera mencari kesepakatan harga. 

  • Beli dalam jumlah banyak

Jika kita membeli satu barang harganya sangat mahal, cobalah tawar dengan membeli banyak barang. Biasanya para penjual akan memberikan diskon atau memberikan harga grosir sehingga jauh lebih murah harganya.

  • Gunakan bahasa arab dalam menawar

Menggunakan bahasa arab saat menawar akan membuat penjual simpati kepada kita, dan mereka biasanya akan memberikan harga penawaran yang tidak terlalu tinggi. 

  • Yakinkan penjual bahwa kita akan merekomendasikan ke jamaah lain
    Jika semua cara di atas sudah dicoba, namun tidak berhasil. Kita harus yakinkan penjual, kalau kita dapat harga murah, kita akan rekomendasikan tokonya ke jamaah lain.

Sumber:

https://www.ihram.asia/wawasan/bagaimana-cara-tawar%20Menawar-barang-di-tanah-suci

Isna, Dini Tanayastri. 2022. Begini Tata Cara Tawar-Menawar Menurut Rasulullah, Yuk Terapkan!. https://wartaekonomi.co.id/read283697/begini-tata-cara-tawar-menawar-menurut-rasulullah-yuk-terapkan, diakses pada 25 Agustus 2022 pukul 14.23.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.