Beranda » Religi » Haji » Tanah Suci: Bagaimana Hukum Memotret Kegiatan Ibadah?

Tanah SuciMenunaikan ibadah di tanah suci baik itu haji maupun umrah memang menjadi impian bagi setiap umat muslim. Dapat menjalankan ibadah di tanah suci merupakan sebuah anugerah yang tiada duanya. Hal ini tentunya patut untuk diapresiasi. Salah satunya adalah mengabadikan setiap moment pada saat di tanah suci.

Sempat Ada Larangan

Banyak sekali jamaah yang turut mengabadikan setiap moment mulai dari persiapan, keberangkatan, hingga mereka sudah berada di tanah suci. Larangan untuk memotret ketika proses ibadah sedang berlangsung sempat diterapkan oleh pemerintah Saudi Arabia. Namun semenjak larangan tersebut dicabut, banyak jamaah haji dan umrah yang berfoto selfie serta mengunggahnya ke sosial media. 

 

Bertentangan Dengan Spirit Nabi

Menurut ulama Saudi Arabia, Assim Al-Hakim, foto-foto selfie yang tersebar di sosial media bertentangan dengan spirit ibadah haji serta bertentangan dengan sunnah rasulullah SAW. Ulama tersebut bahkan melarang jamaah haji dari seluruh dunia untuk berfoto selfie pada saat ibadah haji sedang berlangsung. “Fotografi tanpa alasan yang kuat menjadi perdebatan di kalangan ulama. Akan tetapi mesti ada perbedaan, seharusnya semua sepakat soal alasan dan makna ibadah haji” ucapnya pada saat wawancara bersama dengan World Bulletin. 

Ulama tersebut menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW mengajarkan dalam ibadah haji kita semua menanggalkan semua kesombongan dan rasa ingin pamer. Jadi dapat disimpulkan bahwa berfoto selfie pada saat ibadah haji maupun umrah dilaksanakan adalah bertentangan dengan sunnah nabi. 

 

Paket Umrah Murah Andalus Travel Batu Malang, Konsultasi, pendaftaran dan informasi mengenai haji dan umrah dapat mengunjungi Andalus Travel Batu Malang.

 

Hal serupa juga disampaikan oleh guru agama islam di Riyadh, Abdul Razzaq Al-Badr. Beliau menyatakan berfoto selfie mengesankan jamaah haji pergi ke Mekah hanya untuk mengambil foto dan bukan beribadah. Kamera ponsel memang sempat dilarang di Masjidil Haram beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi baru baru ini pemerintah Arab Saudi melonggarkan aturan tersebut baru-baru ini. 

 

Jika dilihat saat ini sudah banyak jamaah haji maupun umrah yang mengambil foto di dalam Masjidil Haram meskipun penjaga telah melarang jamaah membawa kamera profesional. Dengan semua fenomena ini semoga foto selfie jamaah haji maupun umrah tidak mengurangi pahala dan rasa ikhlas para jamaah. Semoga para jamaah haji atau umroh diberi kekuatan untuk mampu menahan rasa riya’ yang bisa mengurangi nilai ibadah haji atau umroh.

 

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.