Bulan puasa menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim karena pada bulan ini banyak pahala dan berkah di dalamnya. Selain itu, ada hal-hal yang menarik selama bulan puasa. Salah satunya adalah momen berbuka puasa yang selalu identik dengan makanan khas ramadhan yang lezat. Setiap negara memiliki menu berbuka atau takjil khas masing-masing, tak terkecuali Arab Saudi.
Saat datang bulan puasa, banyak orang Makkah yang menyiapkan sendiri makanan-makanan tradisional di rumah mereka. Namun, tak jarang orang-orang akan memenuhi pusat perbelanjaan untuk membeli makanan tersebut. Rutinitas orang-orang Makkah biasanya akan membatalkan puasa dengan melakukan beberapa teguk air putih dan sebagian besar air yang diminum saat berbuka puasa adalah berasal dari mata air zam-zam. Setelah itu, mereka akan memakan beberapa butir kurma dan minum jus aprikot yang dikenal dengan nama Qamar al-Din. Minuman ini tidak hanya rasanya saja yang nikmat, namun minuman ini juga dipercaya mengandung elektrolit dan menjadi sumber energi yang baik, serta mampu menghidrasi tubuh.
Berikut ini adalah macam-macam makanan khas Arab Saudi biasanya menjadi daya tarik tersendiri selama bulan Ramadhan. Banyak orang yang mulai menggemari makanan-makanan dari Timur Tengah.
Kurma
Bulan puasa selalu identik dengan kurma. Tidak hanya di Tanah Air saja yang menjadi hidangan wajib saat berbuka puasa di Tanah Suci. Kurma biasanya disajikan bersama dengan qamar al-Din setelah para jamaah membatalkan puasa dengan air zam-zam.
Qamar al-Din
Qamar al-Din merupakan sejenis jus aprikot dengan rasa yang segar dan manis. Makanan ini sangat populer di mesir hingga suriah.
Nasi Kabsa
Nasi Kabsa merupakan makanan berat khas arab. Makanan ini merupakan nasi yang disajikan dengan campuran daging ayam atau domba, bawang merah, bawang putih, tomat segar, potongan wortel, dan parutan kulit buah lemon.
Sambusa
Sambusa merupakan makanan ringan sejenis pastry yang diisi dengan daging cincang, keju, dan beragam sayuran, Di Arab Saudi, sambusa sering dijadikan appetizer setelah jamaah berbuka dengan air zam-zam dan kurma.
Falafel
Falafel adalah makanan yang terbuat dari kacang arab yang dicampur sedikit tepung terigu dan bumbu khas Mediterania. Makanan ini diproses dengan cara digiling, dipadatkan, dibuat berbentuk bola-bola, kemudian digoreng. Dalam penyajiannya, falafel biasanya dibungkus dalam sebuah roti pipih yang bernama lafa.
Baklava
Baklava menjadi salah satu takjil yang tersaji di meja makan saat berbuka di Tanah Suci. Makanan ini berupa roti lapis yang tiap lapisannya terdapat madu dan potongan kacang yang dapat membuat setiap gigitannya terasa manis.
Qatayef
Salah satu hidangan penutup yang populer di Tanah Suci ketika Ramadhan adalah qatayef. Kue ini hampir mirip seperti pancake dengan isian krim dan kacang. Qatayef rasanya manis dan diyakini sudah ada sejak zaman Dinasti Fatimiyah.
Muhallabia
Muhallabia biasanya menjadi makanan penutup setelah menyantap makanan berat. Makanan ini merupakan sejenis puding yang terbuat dari beras giling dan susu, lalu diberi perasan jeruk atau air mawar serta dihias dengan kacang almond dan pistachio.
Paket Umrah Murah Andalus Travel Batu Malang, Konsultasi, pendaftaran dan informasi mengenai haji dan umrah dapat mengunjungi Andalus Travel Batu Malang
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Liburan Murah London: Sebuah Panduan
Liburan Murah London: Sebuah Panduan untuk Turis Indonesia Pendahuluan Liburan Murah London London adalah destinasi impian yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari Indonesia. Sebelumnya, London terkenal sebagai kota yang mahal, ditambah juga dengan mata uang Poundsterlingnya yang lebih kuat dari Rupiah Indonesia. Namun, berlibur di kota ini tidak harus mah... selengkapnya
7 Negara dengan Suasana Liburan Musim Panas yang Sempurna
Sudah membaca bagian pertama dari artikel tentang rekomendasi negara untuk liburan musim panas? Jika iya, dan Anda masih bisa mengeksplorasi lebih banyak pilihan destinasi menarik lainnya. Di bagian kedua ini, kami menghadirkan 7 negara lain yang tak kalah memesona—mulai dari pegunungan bersalju Swiss, fenomena matahari tengah malam di Islandia, hingga saf... selengkapnya
Belajar Slow Living dari Warga Jepang, Swiss, dan Selandia Baru
Pernah ngerasa hidup kayak dikejar waktu terus? Bangun pagi udah disambut notifikasi, kerjaan numpuk, sore baru sadar belum sempat makan dengan tenang. Hidup cepat memang jadi “normal baru”, tapi ternyata nggak semua orang di dunia hidup seintens itu. Di Jepang, Swiss, dan Selandia Baru, banyak orang justru memilih jalan sebaliknya: hidup dengan ritme pe... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
+6281125510010 -
Whatsapp
6281125510010 -
Email
dreamholidays.co.id@gmail.com



Belum ada komentar