Tak Ada Kuota Pendamping Lansia di Haji 2024, Ini Solusinya
Jelang musim haji tahun depan, pemerintah memutuskan untuk tak ada kuota pendamping jamaah haji lanjut usia (lansia). Namun pemerintah menyatakan program bagi peserta haji akan disusun berdasarkan kebutuhannya. Kurangnya pendamping bagi lansia disebabkan oleh kebijakan yang mengutamakan sistem tunggu haji yang berkeadilan.
Namun karena kurangnya pendamping bagi lansia, jamaah lansia yang tahun ini berjumlah 67 ribu orang harus didampingi petugas haji. Namun karena proporsi peserta dan lansia yang tidak proporsional, banyak peserta haji tahun ini yang menjalankan tugas di luar tanggung jawabnya. Pemerintah juga menyadari situasi ini.
“Kami sudah menghitung itu untuk lanjut usia yang mungkin tidak memiliki cukup pendamping di kamar masing-masing atau mungkin tanpa pendamping. Kami juga menyiapkan semua petugas kami untuk bersiaga jika diperlukan. Secara teknis, itu tidak mudah, tetapi itu akan menjadi apalagi kalau memberikan kuota kepada sahabatnya,” kata Menteri Agama (Menag) Yakut Cholil Kumas di Jeddah.
“Setelah pendamping (slot) kita terisi, maka kuota akan diklaim oleh pendamping tersebut, sehingga jamaah yang berangkat harus pindah. Kami tidak ingin hal itu terjadi. Kami ingin masyarakat ini bisa beribadah secara adil,” kata Menteri Agama Yakut.
Solusi dari Pemerintah
Oleh karena itu, dalam program yang disusun tanpa pendampingan senior, Menteri Agama tidak lagi mewajibkan kehadiran petugas berdasarkan proporsi, melainkan berdasarkan kebutuhan pos. Hal ini tidak terlepas dari pengalaman di Al-Muzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Tahun ini, 4,2 juta personel haji siap melayani 210 ribu jamaah haji dengan mengusung slogan “Haji Ramah Usia”. Sistem baru ini diharapkan semakin meningkatkan pelayanan haji.
“Kemarin kita bertemu dengan Pak Tawfik, Menteri Haji (Menteri Haji) Arab Saudi, saya sampaikan bahwa kuota petugas yang ditugaskan ke Indonesia masih jauh dari ideal, karena 50 Karena kalau dihitung kemungkinan 1 di 50 jamaah akan jadi petugas, tentu sulit. Padahal kita tahu petugas tersebar di mana-mana, ada di bandara, di Mekkah, di Madinah. Tentu saja banyak yang bertugas,” kata Gus Men.
“Ditentukan melalui perundingan, ke depan petugas akan dialokasikan berdasarkan kebutuhan dan bukan berdasarkan proporsi. Misalnya kebutuhan di Almuzna akan berbeda dengan kebutuhan di luar Armuzna. Kedepannya kami akan berdiskusi dengan pemerintah Saudi bagaimana personel Armuzna akan bekerja hanya untuk saat ini dan kembali ke tanah air setelah rmuzna,” tutupnya.
Paket Umrah Murah Andalus Travel Batu Malang, Konsultasi, pendaftaran dan informasi mengenai haji dan umrah dapat mengunjungi Andalus Travel Batu Malang
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
7 Halal Street Food Thailand yang Sedang Trend
7 Halal Street Food Thailand yang Sedang Trend Thailand dikenal dengan street food-nya yang memikat lidah para pelancong dari berbagai belahan dunia. Namun, menemukan makanan halal bisa menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan Muslim. Berikut ini adalah 7 street food Thailand halal yang sedang trend, lengkap dengan informasi tentang tempat menemukannya, h... selengkapnya
7 Desa Indah di Perancis yang Bikin Kamu Lupa Paris
Kalau biasanya orang langsung kepikiran Paris begitu dengar kata “Perancis”, kali ini coba deh geser pandangan sedikit ke arah pedesaannya. Di balik gemerlap Menara Eiffel, Perancis punya banyak desa yang cantiknya bikin lupa waktu. Setiap desa menawarkan keindahan khas, mulai dari rumah batu abad pertengahan, kebun anggur yang luas, sampai pemandangan b... selengkapnya
10 Destinasi Wisata di Singapura yang Menarik Selain Merlion
Singapura, negara kota yang terkenal dengan kebersihan dan modernitasnya, memiliki banyak destinasi wisata menarik yang bisa Anda kunjungi. Meskipun Patung Merlion adalah ikon yang paling dikenal, ada banyak tempat lain yang menawarkan pengalaman unik dan menarik. Dalam artikel ini, kami akan membahas 10 destinasi wisata di Singapura selain Merlion yang tida... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
+6282221657868 -
Whatsapp
6282221657868 -
Email
dreamholidays.co.id@gmail.com




Belum ada komentar