Beranda » Religi » Haji » Hal yang dilakukan saat Wukuf

Hal yang dilakukan saat wukuf

Wukuf adalah rukun haji yang harus dilakukan seluruh jamaah haji. Jika tidak mengerjakan wukuf di Arafah artinya tidak mengerjakan haji. Dalam literatur kitab salaf dan buku Manasik Haji yang dikeluarkan Kementerian Agama RI, bahwa waktu wukuf pada hari Arafah mulai dari setelah tergelincir matahari (ba’da zawal) 9 dzulhijjah sampai dengan terbit fajar 10 dzulhijjah. 

Hal yang dilakukan pada 10 Dzulhijah

Pada 10 Dzulhijjah, seorang jamaah haji harus melakukan beberapa hal. Dimana usai bermalam di Muzdalifah, sejak subuh, jamaah haji diatur menuju mina. 

Di Mina, jamaah haji akan melempar batu kerikil (lempar jumrah) di pilar dengan tujuh batu masing-masing. Sambil melempar batu ke tiga pilar, jamaah haji berseru Allah Maha Besar yang melambangkan setan, pada hari pertama Idul Adha. Lempar jumroh merupakan “napak tilas” ketika Nabi Ibrahim a.s. melempar setan yang menggodanya untuk mengabaikan perintah Allah Swt (kurban). 

Selanjutnya para jamaah akan mengorbankan seekor hewan, memakan sebagian daging kurban dan menyumbangkan sebagian untuk orang miskin serta mencukur rambutnya sebagai tanda akhir masa ihram. 

Dilansirkan Antara dari Saudi Press Agency, jamaah haji menuju ke Masjidil Haram untuk melakukan tawaf ifadah yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali yang menjadi rukun haji. Setelah tawaf, diperbolehkan bagi jamaah haji untuk bebas dari semua pembatasan ihram, sebelum kembali ke Mina, untuk tinggal dua hingga tiga hari kedepan.

Hal yang dilakukan saat Wukuf

Wukuf dinilai sah walapun dilaksanakan hanya sesaat selama dalam rentang waktu tersebut, akan tetapi diutamakan mendapatkan sebagian waktu siang dan waktu malam. Pada 8 dzulhijjah, jamaah haji berpakaian ihram dan niat haji bagi yang berhaji tamattu’ di hotel masing-masing. 

Sedangkan untuk jamaah haji ifrad dan qiran tidak niat haji lagi karena masih daam keadaan ihram sejak dari miqat saat tiba di Makkah. Selanjutnya semua jamaah diarahkan untuk berangkat ke arafah. 

Pada tanggal 9 dzulhijjah, bagi jamaah haji yang telah berada dalam kemah masing-masing menanti saat wukuf yaitu setelah tergelincir matahari (ba’da zawal) sambil berdzikir dan berdoa.  Ada beberapa tata cara yang dilakukan saat wukuf,

Berikut ini hal yang dilakukan saat wukuf yaitu:

  1. Dimulai dengan mendengarkan khutbah wukuf.
  2. Dilanjutkan dengan sholat jama’ taqdim (pengumpulan 2 sholat untuk sholat dzuhur dan ashar)
  3. Wukuf dapat dilaksanakan dengan berjamaah atau sendirian.
  4. Memperbanyak istighfar, dzikir, dan doa sesuai sunnah Rasulullah SAW.
  5. Wanita sedang haid atau nifas boleh wukuf.
  6. Diperbolehkan wukuf dalam keadaan tidak suci dari hadas besar atau kecil.
  7. Mensafariwukufkan bisa dilakukan kepada jamaah yang sakit dengan didampingi petugas. 
  8. Menjaga lisan dari kata-kata yang tidak berguna dan diharamkan.
  9. Menghadap kiblat saat berdoa.

Nah itulah beberapa hal yang dilakukan saat wukuf, ingin konsultasi masalah haji atau umroh silhkan klik disini atau dapat menghubungi admin.

 

Sumber:

https://www.ihram.asia/wawasan/hal-yang-dilakukan-saat-wukuf

Finaka, Andrean W. 2017. Tata Cara Wukuf dalam Ibadah Haji. https://indonesiabaik.id/infografis/tata-cara-wukuf-dalam-ibadah-haji-1#:~:text=Tata%20cara%20wukuf%2C%20yaitu%20dimulai,istighfar%2Czikir%2C%20dan%20doa, diakses pada 18 Agustus 2022 pukul 10.45.

Ainun, Yatimul. 2022. Ini yang dilakukan Jemaah Haji Saat Wukuf di Arafah. https://haji.timesindonesia.co.id/read/416244/ini-yang-dilakukan-jemaah-haji-saat-wukuf-di-arafah, diakses pada 18 Agustus 2022 pukul 10.50.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.