Beranda » Religi » Haji » Masjid Bersejarah dan Cara Masuk Masjidil Haram

Masjid Bersejarah bagi Umat Muslim

Selain sebagai temoat beribadah bagi umat muslim, masjid-masjid ini menyimpan sejarah dan menjadi tempat yang disucikan bagi umat islam.  Diantaranya adalah:

  • Masjidil Haram

Masjid tertua dan tersbesar di dunia ini tidak terlepas dari sejarah pembangunan ka’bah sebagai kiblat umat islam, jauh sebelum Nabi Adam as diciptakan. Tempat suci ini terletak di Makkah, selalu ramai dikunjungi umat islam seluruh dunia dalam rangka untuk beribadah shalat, umrah, haji dan belajar ilmu agama. 

  • Masjid Nabawi

Masjid nabawi adalah masjid yang didirikan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, lokasinya di Madinah. Masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah islam ini merupakan salah satu masjid terbesar di dunia dan tempat paling suci kedua dalam agama islam. 

  • Masjid Quba

Masjid pertama yang dibangun Rasulullah saw ini berada sekitar 5km di sebelah tenggara kota Madinah. Masjid ini dibangun atas dasar takwa pada Allah SWT sebagaimana terdapat dalam Surat At-Taubah ayat 108.

 

Paket Umrah Murah Andalus Travel Batu Malang, Konsultasi dan pendaftaran kunjungi Andalus Travel Batu Malang.

 

Cara Masuk Masjidil Haram Agar Tidak Tersesat

Salah satu lokasi yang paling dituju oleh jamaah haji salah satunya adalah Masjidil Haram. Sebagian jamaah asal Indonesia sudah mulai berdatangan ke Mekkah Arab Saudi. Tentu tidak semua jamaah haji memiliki pengetahuan yang banyak mengenai masjid terbesar di Dunia ini. Tersesat saat menjalankan salah atau tawaf mengelilingi ka’bah adalah hal yang kerap kali terjadi. 

 

Ketika memasuki Masjidil Haram, jamaah haji harus mengenali setiap pintu yang akan digunakannya supaya tidak mengalami kebingungan. Jamaah dianjurkan untuk mengingat nama dan nomor yang tertera di pintu masjid. Terutama untuk jamaah yang baru pertama kali mengunjungi Ka’bah, pintu Fresh Gate, King Fahd Gate, King Abdul Aziz atau King Abdullah harus berusahaa untuk dihafalkan. Selain itu perlu untuk saling menunggu jamah lain yang masi dalam satu rombongan, jangan sampai terpisah atau meninggalkan jamaah serombongan. cara yang mudah adalah tentukan titik kumpul jika sudah selesai semua urusan, yang paling mudah adalah di bawah tanda lampu hijau dimana tanda ini adalah tnda dimulainya tawaf dan berakhirnya tawaf.

 

Sumber:

https://www.ihram.asia/wawasan/masjid-bersejarah-dan-suci-bagi-umat-islam

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.